Anything But “What A Day!”


Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Aku mau memberikan judul post ini “What A Day!” tetapi kuurungkan. Mengapa? Aku rasa belum segitunya kali ya, sampai harus blingsatan kaya gitu, hoho. Hari ini cuma ditutup dengan ‘bad feeling‘, yang aku harap setelah menuliskan ini, maka akan berubah menjadi ‘ok feeling‘.

I feel so uncomfortable. Masih memikirkan tugas-tugas yang harus kukerjakan (tepatnya yang seharusnya sudah selesai kukerjakan). Masih memikirkan tanggung jawab-tanggung jawab yang entah kepada siapa akan bisa kupercayakan (everyone is so untrue..). Masih memikirkan pelampiasan-pelampiasan kekecewaan yang bikin syok (shock kalo Bahasa Inggrisnya). Hei, aku rasa aku wajar melampiaskan seperti itu. Ini bukan lagi kecewa. Tetapi lebih dari itu.. [Ada yang tahu kata dalam Bahasa Indonesia atau bahasa apapun, yang bisa berarti ‘lebih dari kecewa’ atau tepatnya’benar-benar sungguh-sungguh sangat sangat teramat kecewa sekali tak terampunkan’?].

Huaaaah!
K-E-C-E-W-A
L-E-B-I-H–D-A-R-I–K-E-C-E-W-A
L–E–B–I–H—D–A–R–I—K–E–C–E–W–A

Kecewa aku.

Kesimpulan:
Maka ketahuilah, bahwa manusia itu mencinta. Manusia itu pecinta. Manusia itu pencinta. Manusia hidup dari cinta. Mati bisa jadi karena cinta. Manusia kadang-kadang menafsirkan cinta dengan keliru. Manusia menghambakan diri atas nama cinta. Tetapi sudah benarkah kita mencinta? Sudah benarkah ‘cara’ kita mencinta, ‘dasar’ kita mencinta. Bukankah tidak ada yang boleh melebihi cinta kita kepada Sang Maha Pencinta? Lalu, jika kita mencinta sesuatu lebih daripada cinta kepada Maha Pemberi Cinta, apakah Dia Yang Bersemayam di Mana-Mana tidak akan cemburu? Lalu murka. Dan Dialah Sang Pencemburu. Dan itu hak Dia. Tidak ada sebutir debu berserakan di muka bumi hina ini yang pantas cemburu. Dia berhak. Karena Dia Haq.

Sudah dikatakan kepada kau-kau semua manusia-manusia tolol. Cintai sesuatu karena Satu. Bukan mencintai sesuatu lalu lupa kepada Satu. Dunia ini membutakan. Lalu benarkah pernyataan ‘Cinta Itu Buta’? Apakah penting dibahas benar tidaknya pernyataan itu? Entah. Yang jelas, bagiku ‘Cinta Itu Buta’ berlaku buat Yang Maha Melihat. Karena dia mencintai semua-semua manusia-manusia tolol tanpa pilih kasih. Ada yang sanggup sedemikian? Bagi manusia, bagi sebagian, lebih tepat ‘Cinta Itu Membutakan’. Tetapi jangan kau anggap itu terlalu serius. ‘Cinta itu Membutakan’, karena ada elemen-elemen lain yang membuat manusia terbutakan.  (Jangan salahkan Cinta. Karena cinta itu seharusnya positif). Merasa sepi. Hampa. Ketakutan akan kesendirian. Ketakutan tidak menemukan sebaik entah-siapa-dia. Ditambah lagi dengan bisikan-bisikan yang menggiring manusia ke dalam penyesalan abadi di kehidupan setelah kehidupan. S-E-T-A-N. I-B-L-I-S. Mereka benar-benar lihai. Banyak yang tersesat karena cinta. Tapi aku tak setuju kalimat barusan. Aku lebih setuju: Banyak yang tersesat karena mereka membiarkan Kebencian-Terhadap-Manusia menang terhadap Kecintaan-Kepada-Manusia.

Hakikat, kawanku. Semuanya berpulang pada pengertian kita kepada h–a–k–i–k–a–t.

Siapa aku, siapa kau, siapa Maha Cinta, ada apa dalam kisah lama yang membuat manusia gundah di hari ini?

Hakitat. Back to Basic. Everything runs. Back to Basic. R–O–O–T–S.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anything But “What A Day!”

log in

Become a part of our community!

Captcha!

reset password

Back to
log in
css.php
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Open List
Ranked List
Ranked List
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF