Penampilan Bukan Segalanya, Tapi Segalanya Cenderung Berawal dari Penampilan


Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Alasan pertama sekali kita tertarik pada seseorang biasanya karena penampilan. Mengapa? Karena penampilan adalah kulit luar, dan sebagaimana kulit luar, ialah yang pertama kali dilihat. Baiklah, bisa saja dua orang pertama sekali bertemu via hubungan telepon atau mungkin via surat elektronik, tapi yang kita bahas di sini adalah pertemuan fisik.

Mari kita urutkan hal-hal apa yang dilihat orang secara umum ketika bertemu:

  1. Penampilan luar (busana yang dikenakan, make up, bentuk tubuh, bahasa tubuh, gaya berjalan), bisa langsung dinilai bila dilihat sekilas dari jauh hingga mendekat dalam batasan tertentu.
  2. Penampilan selanjutnya yang berupa suara, gaya berbicara, kehangatan, dll.
  3. Penampilan pola pikir, ini bisa tampak ketika dua orang melakukan pembicaraan bicara lebih dalam.
  4. Penampilan kebiasaan baik atau buruk, akan kelihatan bila dua orang sudah sering bertemu.
  5. Penampilan karakter dasar, akan kelihatan bila salah satu di antara dua orang sedang menikmati waktu bersenang-senang.
  6. Penampilan karakter tingkat lanjut, akan kelihatan bila salah satu di antara dua orang sedang mengalami situasi buruk.
  7. Dan selanjutnya, dan sebagainya.

Tentunya poin-poin di atas adalah gambaran secara umum yang bisa saja antara satu poin dan poin lainnya tidak sistematis seperti di atas. Tetapi tetap, penampilan luar adalah hal pertama yang dilihat orang. Kita semua setuju akan hal ini, bukan?  (Tentu bila membeli mangga, yang kita lihat adalah kulitnya dahulu, belum tentu juga kulit bagus menandakan isi buahnya manis, dll. Bila membeli buku, cover depan adalah hal pertama, selanjutnya cover belakang, lalu baru kita menyelami dan mengetahui kualitas isinya).

Dengan melihat bentuk tubuh, wajah, gerak-gerik, tata rias, gaya berpakaian atau tata rambut, bisa timbul berbagai kesan mulai dari yang positif sampai negatif. Di sinilah terjadi proses persepsi sosial, yang oleh Baron dan Byrne (1994) didefinisikan sebagai proses yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka mencari informasi tentang orang lain.

Richmond, McCrockey dan Payne (1991) menyatakan bahwa ketika pertama kali bertemu dengan seseorang, kita cenderung melihat penampilan fisiknya dan kesan yang diperoleh dapat mempengaruhi bagaimana interaksi yang terjadi di masa datang. Kadang hanya dari penampilan seseorang, kita bisa mempunyai kesan yang begitu “kuat” terhadap orang tersebut sampai-sampai kita melupakan kualitas-kualitas lain yang ada pada dirinya.

Jadi, manakah yang penting dan utama: penampilan atau kualitas yang sebenarnya?  Kualitas adalah yang terpenting dan utama. Dengan kualitaslah kita bisa mempunyai hubungan sosial, hubungan profesional dan yang paling dasar inner-peace, yang baik dan akan terus lebih baik. Tetapi bila dalam konteks memulai jalan baru (hubungan sosial atau profesional),  kualitas (karakter dan bahkan kompetensi) tersebut sulit diakses oleh orang lain bila penampilan kita tidak sesuai dan sejalan dengan kualitas yang kita miliki. Penampilan bukan segalanya, tapi segalanya cenderung berawal dari penampilan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Penampilan Bukan Segalanya, Tapi Segalanya Cenderung Berawal dari Penampilan

log in

Become a part of our community!

Captcha!

reset password

Back to
log in
css.php
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Open List
Ranked List
Ranked List
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF